PEKANBARU (KR) Rapat pleno KPU Kabupaten Siak menyatakan pasangan Afni-Syamsurizal berhasil sebagai pemenang pemilihan kepala daerah. Kemenangan dengan selisih 224 suara ini tidak diterima petahana Bupati Siak Alfedri dan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Tokoh masyarakat Siak Arwin AS minta polemik terkait hasil pilkada dihentikan. Petahana dihimbau legowo menerima proses demokrasi yang sudah berjalan baik.
Berdasarkan rapat pleno KPU Siak, Kamis (5/12), pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Afni-Syamsurizal meraih 82.319 suara, disusul pasangan Alfedri-Husni 82.095 suara dan pasangan Irving-Sugianto 37.988 suara.
KPU Siak mengumumkan pasangan Afni-Syamsurizal sebagai peraih suara terbanyak mengalahkan incumbent Alfedri-Husni dengan selisih tipis hanya 224 suara. Belakangan, Alfedri-Husni menolak keputusan KPU Siak dan mengajukan gugatan ke MK.
Arwin AS mengharapkan semua pihak berjiwa besar menerima hasil pilkada dan bersatu kembali membangun daerah. Bupati Siak periode 2001-2006 dan 2006-2011 ini minta polemik terkait hasil pilkada diakhiri untuk menghindari perpecahan di tengah masyarakat.
“Setelah selesai pilkada, ya selesailah. Jangan ada polemik. Walaupun berbeda tipis, hanya 224 suara. Tapi itu bukan sesuatu persoalan,” kata Arwin AS kepada Kanal Riau.
Ia bersyukur pilkada berjalan baik, aman dan damai. Namun, penantangnya menang mengalahkan incumbent. Arwin AS mengungkapkan masyarakat sudah memilih pemimpin sesuai hati nurani.
“Kita sudah lihat sendiri, disaksikan seluruh masyarakat Siak, mulai TPS, PPK dan KPU. Itu tidak ada problem. Berarti angka itu sudah tepat. Marilah legowo incumbent, terima kekalahan itu dengan lapang dada,” kata Arwin AS.
Ia juga menghimbau petahana Bupati Siak Alfedri mencabut gugatan ke MK, menerima hasil pilkada dan bekerja sama dengan Bupati Siak terpilih membangun daerah penghasil minyak tersebut. Arwin AS juga mengajak masyarakat mendukung Afni-Syamsurizal. “Itu aspirasi masyarakat. Mudah-mudahan beliau bisa memimpin Siak jauh lebih baik daripada masa lalu,” kata Arwin AS. (FA)





