PEKANBARU (KR) Badan Advokasi Hukum (BAHU) NasDem Riau menekankan pentingnya kehadiran negara dalam melindungi anak di Indonesia. Perlindungan terhadap generasi baru tersebut dinilai belum memadai.
Pernyataan ini disampaikan Wakil Sekretaris BAHU NasDem Riau Riri Syafitri menyikapi maraknya kasus kekerasan terhadap anak. Menurut Riri, penegakan hukum perlu ditingkatkan agar ada efek jera dan kasus serupa tidak berulang.
“Untuk itu, negara perlu mengevaluasi lagi dan melakukan pengawasan yang ketat terhadap perlakuan buruk yang menimpa anak Indonesia,” kata Riri.
Baru-baru ini, terjadi kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap seorang anak di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Jawa Barat. Korban berumur 4 tahun meninggal dunia setelah dianiaya ayah dan ibu kandungnya.
Riri mengatakan payung hukum secara normatif sebenarnya sudah ada, yakni Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).
Pengacara ini menambahkan kedua aturan itu sudah sejalan dengan hukum standar internasional yang tercantum dalam konvensi anak PBB. “Namun, implementasinya di lapangan masih belum maksimal, banyak permasalahan. Mungkin sanksi hukumnya perlu diperberat,” kata Riri.
Ia mengharapkan negara memperkuat regulasi, membangun pos pelayanan perlindungan anak hingga ke daerah terpencil, serta meningkatkan edukasi tentang pentingnya perlindungan hukum terhadap anak. “Mereka adalah aset berharga karena menentukan masa depan bangsa,” kata Riri.
Ia juga menyayangkan maraknya kekerasan verbal (bullying) dan pelecehan seksual terhadap anak saat ini. Menurut Riri, kasus tersebut dipengaruhi perkembangan teknologi informasi melalui gadget dan media sosial.
Oleh sebab itu, Riri mengimbau keluarga dan sekolah memperketat pengawasan sehingga kasus tersebut bisa dicegah. Riri menyatakan peranan orang tua dan guru sangat diperlukan sehingga anak Indonesia terjamin masa depannya.
“Koordinasi yang baik orang tua, sekolah dan pemerintah akan melindungi hak anak untuk kesejahteraannya di masa mendatang,” kata Riri. (FA)





