Korban Banjir Keluhkan Pasokan Air Bersih Minim

PEKANBARU (KR) Korban banjir mulai mengeluhkan pasokan air bersih minim di Kota Pekanbaru, Riau. Warga mengaku kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan beraktivitas.

Banjir masih merendam ribuan rumah di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Senin (10/3). Warga terdampak luapan Sungai Siak mulai kekurangan air bersih untuk minum, mandi, mencuci pakaian dan peralatan rumah tangga.

Menurut warga, pasokan air bersih dari Pemerintah Kota Pekanbaru sangat terbatas di satu lokasi, yakni di Jalan Nelayan, Kelurahan Sri Meranti. Sementara posko penampungan korban banjir tersebar di ratusan titik pemukiman penduduk.

Pasokan air bersih yang minim ini hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarga di sekitar daerah operasional mobil tangki PDAM Tirta Siak. Warga di lokasi lain mengaku tidak mendapatkan bantuan air bersih selama sepekan.

Masyarakat minta Pemerintah Kota Pekanbaru menyediakan tangki penampungan air di sejumlah tenda darurat yang banyak menampung korban banjir.

“Ya sangat sulit air bersih. Jadi kita membutuhkan jangan melalui mobil tangki dan ember. Tapi sediakan tangki besar di tempat pengungsian,” kata korban Banjir Ridauli. (FA)

Array
Related posts
Tutup
Tutup