DUMAI (KR) TNI Angkatan Laut Dumai menangkap puluhan pekerja migran yang akan diselundupkan ke Malaysia, Minggu (1/12). Petugas juga menangkap dua anggota sindikat perdagangan manusia yang memberangkatkan pekerja secara ilegal.
Anggota Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai menemukan 41 pekerja migran di hutan bakau Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. Terdiri dari 17 warga Indonesia dan 24 warga Bangladesh. Para pekerja akan diselundupkan ke Malaysia menggunakan perahu mesin.
Puluhan orang ini langsung dibawa ke Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai untuk dimintai keterangan. TNI memeriksa barang yang dibawa pekerja dan menyita handphone beserta uang puluhan juta rupiah.
Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau Fanny mengungkapkan petugas berhasil menangkap dua kurir yang berperan menyelundupkan pekerja ke Malaysia, yakni berinisial YN dan BD. Kedua orang ini diduga sebagai anggota sindikat perdagangan manusia dan langsung diserahkan ke Polres Dumai.
BP3MI Riau akan memulangkan pekerja migran ke daerah asal, NTT, NTB, Aceh dan Jawa Timur. Para pekerja menjadi korban penipuan sindikat perdagangan manusia untuk dipekerjakan secara ilegal di Malaysia.
“Korban yang sudah kita amankan, akan kita dalami, sempat komunikasi dengan pelaku. Akan kita proses, warga mana supaya kita bisa telusuri. Korban akan dipulangkan ke daerah asal,” kata Fanny. (FA)