SIAK (KR) Tim Gakkumdu dan Bawaslu Siak menggerebek sebuah kios di Desa Buantan Besar, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Selasa (18/3). Tim menemukan sembako bantuan Baznas Siak dalam tas berwarna hijau menumpuk di lokasi.
Saksi mata Faiz mengatakan bahwa plang Basnaz Siak baru saja dipasang beberapa minggu lalu di lokasi itu. Menurut Faiz, mobil Basnaz dan dua mobil pick up tampak menurunkan bantuan sembako sejak seminggu lalu.
“Bantuan itu ditumpuk dan siap dibagikan. Tentu jadi tanda tanya di masyarakat. Apalagi inikan lokasi PSU. Kabarnya akan dibagikan, tapi pagi ini sudah digerebek polisi, TNI dan Bawaslu. Ternyata benar di dalamnya ada sembako Basnaz. Jumlah paketnya banyak,” kata Faiz.
Seorang ketua RT di Buantan Besar mengatakan pihaknya sama sekali tidak tahu ada kios yang dijadikan posko Basnaz di wilayah PSU. “Pemilik rumah ini tidak pernah ada pemberitahuan RT dan pihak desa terkait aktivitas Baznas, baru tahun ini ada aktivitas seperti ini di kampung kami,” kata sumber.
Ia mengungkapkan aktivitas tersebut meresahkan masyarakat dan lebih baik barang itu diletak di desa agar lebih aman. Sebelumnya Basnaz Siak juga merencanakan membagi sembako di lokasi PSU Desa Jayapura, Kecamatan Bungaraya.
Undangan juga sudah sempat tersebar ke masyarakat yang masuk dalam DPT TPS 3 Jayapura. Namun karena diprotes warga, akhirnya agenda bagi-bagi sembako ditunda sampai selesai PSU.
Berbagai kalangan menilai surat kesepakatan bersama agar para pihak menahan diri untuk tidak beraktivitas dan menyalurkan bantuan di lokasi PSU dikangkangi. (RLS)