PEKANBARU (KR) Polda Riau menangkap tiga wartawan yang diduga akan memeras sopir ekspedisi di Jalan Lintas Sumatera. Polisi masih menyelidiki banyaknya pelaku pungutan liar yang bekerja sama dengan oknum polisi di jalan penghubung antar provinsi tersebut.
Tiga orang yang mengaku wartawan memberhentikan paksa mobil ekspedisi di Jalan Lintas Timur Sumatera, Desa Palas, Kabupaten Pelalawan. Ketiga pelaku menuduh sopir membawa BBM ilegal dan mengancam akan memberitakan kasus ini.
Sopir pick up merekam aksi premanisme berkedok investigasi media ini. Korban memviralkan wajah tiga pelaku di media sosial dan melaporkan perbuatan mereka ke Polda Riau. Tiga tersangka langsung ditahan, masing-masing berinisial AFL, API dan DZ. Satu tersangka yang sudah diketahui identitasnya masih diburu.
Polisi menduga para pelaku ingin memeras sopir ekspedisi. Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Anom Karbianto menyatakan pihaknya akan memberantas aksi premanisme di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Pelalawan. Polda Riau juga menyelidiki dugaan keterlibatan oknum polisi dalam kasus pungutan liar di kawasan tersebut.
“Ada dugaan pungutan liar bekerja sama dengan oknum polisi. Saya tegaskan disini, siapapun orangnya terkait tindak pidana ini, baik dari anggota Polri akan kita tindak tegas,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Anom Karbianto, Kamis (6/2). (FA)