LSM Bara Api Desak BPKP Probity Audit dan Hentikan Proyek Di RSUD Selasih

0

KANALRIAU.COM, PEKANBARU — LSM Barisan Rakyat Anti Korupsi (Bara Api) mendesak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilian Riau didesak untuk melakukan audit integritas atau probity audit untuk pada kegiatan pekerjaan di RSUD Selasih, Kabupaten Pelalawan.

Desakan itu diungkapkan Ketua DPD LSM Bara Api Riau J Sihombing usai menyerahkan surat permintaan probity audit di kantor BPKP Provinsi Riau di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Selasa (18/8/2020) pagi.

Menurut Sihombing, berdasarkan investigasi pihak LSM Bara Api Riau, seharusnya dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) Keselamatan dan Keamanan Kerja (K3) dan keselamatan konstruksi digunakan oleh pekerja, namun hasil penelusuran pihaknya K3 tersebut tidak terdapat di lapangan.

Kedua, pekerjaan pondasi seharusnya memakai mutu beton K225, namun fakta di lapangan pihak rekanan, PT Satria Power Utama (SPU) mengerjakannya secara adukan manual yang tidak dilakukan uji slimtes beton.

Masalah lain yakni; pemasangan cerocok pada plat setempat digunakan 1 plat, untuk pondasi 1 bata dengan tinggi 1 meter dari muka tanah, pelaksanaannya tidak tepat. Pekerjaan yang diduga tidak sesuai bestek ini bisa berjalan karena ”digawangi” oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas PUPR Kabupaten Pelalawan berinisial YO.

”Pada 3 Agustus 2020 lalu, kita sudah menyurati Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan meminta pondasi itu segera dibongkar ekanan dari PT SPU. Tetapi surat kami baru dibalas kemarin,” kata Sihombing lagi.

Terlepas soal itu, proyek penambahan daya listrik di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci ini dibiayai APBD Pelalawan tahun 2020 senilai Rp1,65 miliar lebih akhirnya dimenangkan serta dikerjakan PT Satria Power Utama.

Laporan LSM Bara Api ini diterima langsung perwakilan BPKP Riau bernama Daridin, SAk. Kepada J Sihombing dia minta waktu untuk mempelajari laporan bersangkutan. *

Reporter : DW Baswier
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here