KPK & Kejagung Didesak Usut Korupsi Perkantoran Pemko Pekanbaru

0

JAkARTA, KANALRIAU.COM — Diduga rugikan negara hingga Rp24 miliar lebih, lembaga antirasuah KPK dan Kejaksaan Agung (Kejagung) didesak segera usut dugaan korupsi pembangunan Perkantoran Pemko Pekanbaru di kawasan Tenayan Raya.

Desakan itu disampaikan dalam aksi unjukrasa damai puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Nusantara (FKMN) di bundaran HI , Jakarta, Senin (10/8/2020).

Koordinator Aksi FKMN, Riswan Siahaan dalam orasinya menyatakan penegakan hukum tidak boleh tebang pilih. Menurutnya, negara tidak boleh kalah melawan para koruptor.

“Harusnya kan hukum tak boleh memandang siapapun, negara tak boleh dan harus tak pernah kalah dengan koruptor,” katanya seraya menekankan kurugian tersebut merupakan berdasarkan Audit BPK RI Riau.

Tidak hanya kerugian negara, Riswan Siahaan menambahkan, selain potensi kerugian negara tadi, proyek Perkantoran Pemko disinyalir dibangun tanpa IMB dan AMDAL.

Riswan mengaku kecewa dengan KPK dan Kejagung, lantaran pihaknya sudah berulang kali mendesak untuk pengusutan dugaan perkara tersebut.

“Bagaimana enggak kecewa, kita sudah berulang kali mendesak KPK dan Kejagung, namun sampai saat ini tidak ada sikap dari kedua lembaga rasuah tersebut,” tukasnya.

Menurut Riswan, proyek Tenayan diduga sarat akan tindak pidana korupsi, dari pembangunan Kantor Pemkot Pekanbaru hingga pembangunan Kawasan Industri Terpadu. Dia juga melihat hingga saat ini belum ada perkembangan penanganan kasus.

“Jika begini, masyarakat harus berharap pada siapa?” ucapnya.

Terlepas soal itu, aksi unjukrasa ini mendapat pengawalan dari kepolisian. Usai menyuarakan tuntutannya, mereka membubarkan diri dengan tertib.*

Reporter : Hendri
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here