‘’Illegal Tapping’’ Polda Dalami Keterlibatan Kontraktor PT Chevron

0

PEKANBARU, KANALRIAU.COM – Pihak penyidik Ditkrimsus Polda Riau mendalami dugaan keterlibatan PT Arthindo Utama (AU), kontraktor PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dalam kasus penyulingan minyak mentah ilegal atau ‘’illegal tapping” di Kota Dumai, akhir pekan lalu.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendy SH SIK MSI dalam keterangan pers yang diterima KANALRIAU, Rabu (22/7), mengatakan penyidik sedang mendalami peran dari PT AU. Karena pengangkutan minyak sampai ke lokasi penyulingan itu menggunakan truk milik korporasi tersebut. Padahal diketahui bahwa truk tersebut sudah dipasang GPS oleh pihak perusahaan.

“Artinya ini kan terpantau kemanapun jalurnya, ini sedang kami dalami”, bebernya.

Mantan Direktur di BIN ini juga menjelaskan dalam kondisi ekonomi seperti saat ini Polda Riau sangat konsen terhadap adanya kasus kasus kejahatan ekonomi. Terutama, yang bisa merugikan negara.

“Minyak dari Blok Rokan ini adalah aset negara, yang akan mensupport keuangan negara. Jadi kalau minyaknya dicuri, maka yang merugi itu negara,” tegasnya.

Olehnya itu, Irjen Agung bertekad untuk menghentikan semua bentuk pencurian minyak atau illegal tapping di Riau dengan menetapkan zero illegal tapping.
Dengan demikian, maka aset negara akan menyumbang pendapatan negara secara maksimal.

“Dengan demikian maka akhirnya keuangan negara bisa digunakan untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat dengan baik,” pungkas Kapolda. *

Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here