Polisi Sita 100 Kg Ganja asal Aceh

0

PEKANBARU, KANALRIAU.COM — Tim Opsnal Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Riau menggagalkan pengiriman paket ganja kering seberat 100 kilogram (kg) dari Aceh menuju Kota Dumai.

Rencananya paket ganja itu akan diselundupkan di perairan internasional, Selat Melaka, dan dibarter dengan narkotika jenis sabu.

Direktur Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Kombes Polisi Suhirman dalam keterangan pers di Markas kepolisian setempat, Rabu (10/6/2020), membenarkan adanya penangkapan itu.

Dikatakan, paket ganja dibawa dari Aceh-Medan-Dumai menggunakan mobil ‘pick-up’ Mitsubishi L-300 dengan nomor polisi (nopol) BK 8548 TE yang disewa tersangka berinisial HG (30 tahun).

Mobil ini ditangkap Jalan Lintas Medan-Pekanbaru, tepatnya di Kilometer (Km) 167 Ujungtanjung, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Senin (8/6/2020) lalu.

Uniknya, sang supir tidak tahu jika barang angkutan sudah “ditumpangi” paket ganja yang ditaruh di bawah pisang dan pelepah tandan. Perbuatan ini diduga sang supir disusupkan ketika dia salat dalam perjalanan menuju Ujungtanjung.

Sang supir juga tidak tahu, jika ada tersangka M (33) dan A (31) yang membuntuti mobil yang dikemudikanya. Kedua pria ini menggunakan sepeda motor dari Aceh sampai ke Ujungtanjung, Kabupaten Rohil.

Rencananya sebelum diselundupkan di perbatasan RI-Malaysia melalui Pelabuhan Dumai, barang haram itu sementara disimpan dulu di sebuah gudang di Ujungtanjung.

Proses pengiriman dari gudang di Ujungtanjung menuju Kota Dumai dilakukan tersangka BK (36). ”Tadinya jika paket ini lolos akan dibawa ke perairan Selat Malaka. Di sini baru lah dilakukan barter dengan sabu. Sabunya dibawa lagi ke Indonesia, melalui Pelabuhan Dumai,” pungkas Direktur Ditres Narkoba Polda Riau. *

Liputan : Deni Baswir
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here