Agung Nugroho Kritik SE Wako Pekanbaru soal Berkegiatan di Rumah Ibadah

0
Anggota DPRD Riau daerah pemilihan Kota Pekanbaru Agung Nugroho

PEKANBARU, KANALRIAU.COM – Anggota DPRD Riau daerah pemilihan Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengkritik surat edaran (SE) yang diterbitkan Walikota Pekanbaru perihal perilaku hidup normal baru khusus pelaksanaan kegiatan di rumah ibadah. Dimana, salah satu poin yang tertuang kedalam SE dengan No.451/SE/1024/2020 itu, menurut dia banyak di keluhkan masyarakat.

“SE yang sudah beredar di masyarakat banyak di keluhkan. Terutama tentang batasan waktu berkegiatan di rumah ibadah. Seperti kutbah atau pengajian yang diminta hanya 10 menit saja,” ujar Agung kepada Kanalriau.com, Minggu (7/6/2020).

Iapun membandingkan pembatasan waktu berkegiatan di rumah ibadah dengan berkegiatan di mall dan tempat hiburan malam yang hampir sepekan ini sudah diizinkan untuk dibuka. Menurut Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau itu, berkegiatan di mall dan tempat hiburan malam jauh lebih berisiko di banding di rumah ibadah. Karena peluang untuk penyebaran virus jauh lebih besar.

“Saya beri contoh ibadah di masjid. Masyarakat masuk masjid pasti sangat steril. Pakai masker, wudu, habis itu cuci tangan lagi pakai sabun. Kalau ke tempat hiburan paling pas mau masuk cuci tangan,” ungkapnya.

Maka dari itu, dirinya meminta wako agar kembali meninjau SE tersebut. Terutama pada poin pembatasan waktu berkegiatan di rumah ibadah. Karena, sambung Agung, waktu 10 menit untuk kutbah atau pengajian baru hanya sebatas pembukaan. Iapun menyarankan agar waktu minimal ditambah menjadi satu jam untuk kutbah maupun pengajian.

“Saya sangat mendukung bila protokol kesehatan diwajibkan ke seluruh tempat keramaian, termasuk rumah ibadah. Seperti cuci tangan pakai sabun, mengenakan masker, menjaga jarak. Tapi kalau membatasi waktu, tentu agak janggal rasanya. Kenapa mall dan tempat hiburan malam tidak dibatasi waktunya? harusnya itu yang paling berpotensi,” pesannya.***

Laporan : Zulfiyanti
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here