4 Pekerja Luka Bakar Akibat Tungku Peleburan Besi PT RPS Meledak

0

PEKANBARU, KANALRIAU.COM — Sebanyak 4 pekerja mengalami luka bakar akibat tunggu peleburan besi tempat mereka bekerja, PT Riau Perkasa Steel (RPS) meledak sekira pukul 23.05 WIB, Minggu (7/6/2020).

Industri peleburan besi ini merupakan perusahaan patungan Tiongkok-Indonesia. Pabrik peleburan besi ini sendiri berada di Kecamatan Siak Hulu sekira 15 kilometer dari Kota Pekanbaru.

Kapolsek Siak Hulu Kompol Zulkarnain SE saat dikonfirmasi wartawan, Senin (8/6/2020) membenarkan kejadian itu. Dikatakan, insiden kerja itu sekira pukul 23.05 WIB.

Menurut Zulkarnain, peristiwa itu berawal ketika 5 (lima) pekerja bersama seorang mandor tengah bekerja melebur besi di Tungku Peleburan Besi No. IV. Salah seorang pekerja bernama Saroh, 22 tahun sedang melakukan uji sampel besi baja.

Beberapa menit kemudian terjadi ledakan di tungku tersebut yang membuat para pekerja di sekitar tempat tersebut langsung terlempar dari lokasi tungku peleburan besi.

Akibat kejadian ini 3 dari 4 pekerja mengalami luka-luka bakar serius dan diharuskan dirawat di rumah sakit (RS) Mesra Putih. Ketiga korban yang mengalami luka bakar serius yang di antaranya Saroh, Destor Gulo (29) dan Li Mao Xian (47). Seorang korban yakni Destiamani Zendratu (36) hanya mengalami luka gores berobat jalan.

Saroh mengalami luka di bagian pendengaran telinga. Destor Gulo menderita luka bakar di bagian pendengaran telinga, Li Mao Xian juga luka di bagian pendengaran dan luka gores di tangan kiri. Sedangkan Destiamani Zendratu hanya mengalami luka gores berobat jalan.

Personel Polsek Siak Hulu yang mengetahui kejadian itu segera mendatangi lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian (TKP). Anggota Polsek ini juga telah melakukan olah TKP, mendata korban dan meminta keterangan dari saksi-saksi.

“Dugaan penyebab terjadinya ledakan di tungku peleburan besi PT. RPS ini akibat suhu mesin peleburan besi terlalu tinggi dan membuat tungku tersebut tidak dapat menahan kapasitas dan terjadilah ledakan,” ungkap Kapolsek Siak Hulu.

Direktur PT RPS Luis yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA) mengatakan pihaknya belum bisa memberikan keterangan karena tidak sedang berada di pabrik. Jika ingin konfirmasi Luis menyarankan untuk datang ke pabrik dan langsung mewawancarai Manager Affair.

“Masalah ini masih saya pelajari. Kalau Bapak ingin konfirmasi silahkan saja datang ke pabrik. Terimakasih sebelumnya,” tuturnya. *

Liputan : Deni Baswir
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here