Covid-19, Kapolresta Ajak FSB Nikeuba KSBSI Kota Pekanbaru Tunda Aksi Buruh

0

PEKANBARU, KANALRIAU.COM — Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengajak buruh yang tergabung dalam FSB Nikeuba KSBSI Kota Pekanbaru untuk bersama sama melawan penyebaran pandemi virus Corona atau Covid-19.

Ajakan itu terkait rencana aksi protes buruh secara besar besaran terhadap Rancangan Undang Undung (RUU) Omnibus law. Dilema RUU Omnibus Law ini sedang bergulir di DPR RI.

Menyikapi rencana aksi buruh ini, pihak kepolisian berupaya melakukan pendekatan dan penggalangan, bukan hanya karena akan adanya aksi buruh dalam jumlah ribuan, tetapi lebih pada menjaga keamanan dan kesehatan bersama karena wabah virus Corona. Sehingga aksi buruh harus dibatalkan dan diundur sampai batas waktu yang belum dapat dipastikan

Sebagai gantinya, Polresta Pekanbaru bekerja sama dengan FSB Nikeuba KSBSI Kota Pekanbaru melakukan kegiatan membagikan cairan pencuci tangan atau ”hand sanitizer” dan disinfektarn kepada masyarakat di Kota Madani ini.

Ketua FSB Nikeuba KSBSI Kota Pekanbaru Nove Santoso Hutauruk, SH mengapresiasi alternatif kegiatan yang digagas Kapolres tersebut.

”Meski saat ini masih tanda tanya apakah RUU Omnibus law itu jadi disahkan atau tidak, tetapi kani tetap menunggu hasilnya,” kata Nove Santoso Hutauruk, SH ketika memberikan keterangan pers didampingi Kanit III Satuan Intelkam Polresta Pekanbaru Ipda Kimson Simarmata.

Seraya menuggu hasil penggondogan undang udnang tersebut, buruh yang tergabung dalam FSB Nikeuba dan federasi federasi lainnya yang bernaung dalam KSBSI Riau bersepakat tetap menjaga ketertiban Kota Pekanbaru.

Dalam kesempatan lain, pasca dibatalkannya aksi unjukrasa besar besaran buruh se Provinsi Riau pada 18 Maret 2020 lalu, Juandy Hutauruk, SE selaku Koorwil KSBSI Riau yang memotori tiga konfederasi besar dan serikat buruh yang ada.

Ketiga konfederasi yang melebur dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) Provinsi Riau ini berkomitmen bahwa buruh di Bumi Lancang Kuning ini sepakat menunda seluruh aksi hingga pandemi Covid-19 betul betul tuntas. * (rilis)

Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here