Parpol di Riau Mesti Selektif Jaring Bakal Calon Kepala Daerah

0

PEKANBARU, KANALRIAU.COM – Partai politik (parpol) diminta mesti selektif dalam melakukan proses penjaringan bakal calon Kepala Daerah yang bakal bergulir serentak tahun ini. Sebab, hal ini akan menentukan nasib daerah dan perjalanan kepemimpinan 5 tahun ke depan.

Demikian diungkapkan 2 pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Riau. Ketua Umum Forum LSM Riau Bersatu dalam perbincangan dengan wartawan, Kamis (12/3/2020), mengatakan salah satu langkah yang bisa dilakukan parpol adalah dengan mempelajari rekam jejak bakal calon yang akan diusung nantinya. Selain itu menjaring dan mendengar langsung informasi dari arus bawah dan lainnya.

“Bagaimana pun partai politik memiliki tanggungjawab terhadap perjalanan kepemimpinan Kepala Daerah yang diusunyanya 5 tahun ke depan. Sebenarnya tidak sulit rasanya untuk melacak rekam jejak seseorang, apalagi zaman internet sekarang. Terutama bagi pejabat publik, tinggal lacak di google, keluar semua informasi tentang mereka,,” ujarnya.

Jika ditemukan indikasi yang tidak baik, imbuh Robert, parpol mesti berani menentukan sikap. Bukan malah tetap memberi ruang dan kesempatan. Terutama bagi mereka-mereka yang berpotensi tersangkut dalam kasus korupsi.

”Jadi bagaimana suatu daerah bisa berkembang dengan baik, sementara pemimpinnya punya mental koruptor,” tukasnya.

Hal senada diungkapkan Ketua LSM Pemuda Propinsi Riau, Fernandes Felix Panggabean. Menruut dia,, tujuannya menyambangi kantor KPK RI kemarin juga tak lain dalam upaya melahirkan pemimpin yang bersih dari korupsi pada ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Dumai 2020 mendatang.

Apalagi, kata Felix lagi, dari beberapa nama yang digadanggadangkan bakal mencalonkan diri menjadi Wako Dumai terdapat dua pejabat ASN Pemko Dumai yang kantornya turut di geledah oleh KPK, beberapa waktu lalu.
ASN yang ditunjuk hidung oleh Felix ini tidak lain Hendri Sandra (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dan Faisal SKM yang ketika digeledah lembaga anti rasuah itu menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai.Kini yang bersangkutan dimutasi menjadi Staff Ahli Pemko Dumai.
”Nah Ini tentu harus kita cermati. Agar tidak ada yang dirugikan,” tukas Felix lagi. *

Reporter : Deni Baswir
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here