Pengeroyokan Wartawan, Humas PT NWR Minta Maaf

0

PEKANBARU, KANALRIAU.COM — Pihak PT Nusa Wana Raya (NWR) diwakili Humas Abdul Hadi dan Suherman Gunawan, direktur Security Group Indonesia (SGI) menyampaikan permohonan maaf atas indisiden pengeroyokan Indra Yoserizal (45), wartawan MNC Tv.

Dalam konferensi pers di restoran salah satu hotel di Pekanbaru, Senin (10/2/2020) itu, pihak korban diwakili Tony Hidayat, SE. Serta hadir pula pimpinan organisasi wartawan seperti Amril (PWI Riau), Yudi Saputra (IJTI Riau) dan Rinal Segita (PJI Korda Riau).

”Kami dari perusahaan dan saya pribadi memohon maaf atas insiden yang dialami saudara kami Indra Yose, jurnalis MNC Group yang menjadi korban penganiayaan saat melakukan tugasnya,” tutur Abdul Hadi.

Dia berjanji akan menanggung seluruh pengobatan Indra Yose. Sedangkan kamera yang dirampas akan diupayakan dikembalikan.

Sementara Suherman Gunawan menambahkan, pihaknya telah melakukan investigasi internal terhadap tindakan yang dilakukan anggota di lapangan. Hingga kini sudah tujuh dari 10 sekuriti yang diduga melakukan pengeroyokan dan perampasan kamera wartawan sudah dimintai keterangan.

Kendati sudah menyatakan permohonan maaf, tetapi Tony Hidayat dari pihak keluarga korban mengatakan, sebagai manusia pihaknya sudah memaafkan perlakuan premanisme sekuriti PT WNR.

”Namun pertemuan ini tidak mengatakan, kasus hukumnya juga dimaafkan. Karena ini menyangkut profesi. Sehingga martabat wartawan benar benar dihargai. Undang undang melindungi profesi jurnalis ini ada, dan itu harus ditegakkan,” tuturnya.

Tony yang kebetulan wartawan senior yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar ini sangat mengecam tindakan pengeroyokan, perampasan kamera dan penganiayaan yang dilakukan lebih kurang 10 sekuriti perusahaan.

”Padahal, adik kami Indra sudah memperlihatkan identitasnya kepada sekuriti PT NWR, namun tetap saja dihajar,’ tukasnya. *

Reporter : Deni Baswir
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here