Pejambret Kejam Sebabkan Korban Terpental di Aspal Diringkus Polisi

0

PEKANBARU, KANALRIAU.COM — Pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) alias jambret yang aksinya terekam kamera CCTv dan viral media sosial (medsos) akhirnya diringkus TIm Opsnal Sat Reskrim Polresta Pekanbaru.

Dalam aksi terbilang kejam ini terlihat dari video CCTv yang beredar di mana korbannya terpental ke aspal Jalan Cempaka, Sukajadi, Pekanbaru dan tak sadarkan diri.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi melalui Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Jumat (14/2/2020) membenarkan penangkapan itu.

Dikatakan, pelaku berinisial M Da alias Bu (18) dan seorang temannya, berinisial Den masih dalam pengejaran alias DPO (dalam pencarian orang) polisi.

Usaha keras polisi mengungkap aksi jambret sadis tersebut tak terlepas dari bukti rekaman CCTV di lokasi kejadian, Jalan Cempaka, Sukajadi.

Rekaman aksi jambret tersebut hingga tarik-menarik dan korban terpental ke aspal, kemudian viral. Kejadian ini bermula Senin, 9 Desember 2019, korban, Lindawati Sofian (55), baru saja melangkah beberapa meter dari halaman apotek tempatnya berbelanja, dijambret kedua pelaku.

Tas korban ditarik pejambret tersebut, walau sempat mempertahankannya. Namun, usaha itu tak berhasil. Lindawati tak kuat menahan tarikan pelaku dari atas sepeda motor.

Korban terjatuh ke aspal, dan tidak sadarkan diri. Dari rekaman CCTV, beberapa warga langsung datang menolong dan membawa korban ke rumah sakit terdekat.

Tim Opsnal Sat Reskrim Polresta Pekanbaru langsung bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan mendalam, pemeriksaan saksi-saksi di TKP, termasuk ciri-ciri pelaku yang didapat dari keterangan korban. Hasil penyelidikan mengarah pelaku Da sebagai eksekutor jambret.

Tim menangkap M. Da alias Bu, 19 Januari 2020. Saat ditangkap, pelaku mengakui aksi jambretnya sebagai eksekutor, seperti terekam di dalam video yang viral tersebut dan pelaku De sebagai pengemudi Honda Vario (DPO).

Barang bukti HP merk OPPO milik korban juga berhasil diamankan petugas dari penadah Rinaldi Aprino (50) di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Belum puas, Polisi kemudian berusaha keras menangkap seorang pelaku curas yang sering beroperasi di wilayah Tampan, Pekanbaru.
Informasi awal diperoleh dari pelaku Da, kemudian dikembangkan guna menciduk pelaku lainnya Rid alias Rid Black (17). Ditangkap pada Rabu, 12 Februari 2020, pukul 21.00 WIB, di Jalan Suka Karya Ujung, Tambang, Kampar.

“Aksi jambret pelaku menjadi atensi Kapolda Riau. Alhamdulillah, usaha keras tim di lapangan guna mengungkap pelaku jambret sadis ini berbuah hasil. Pelaku dijerat Pasal 365 Ayat (1) KUHP dengan ancaman hukum 9 tahun penjara. Penangkapan ini adalah komitmen Polda Riau memberantas kejahatan jalanan alias jambret selama ini meresahkan masyarakat,” kata Kombes Pol Sunarto. *

Reporter : Deni Baswir
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here