Gila! Gagal ”Perawani” Bocah, Residivis Onani di Atas Tubuhnya

0

PEKANBARU, KANALRIAU.COM — Perbuatan Aprianto alias Anto (38) benar benar gila dan biadap. Betapa tidak, korban yang sepantasan anaknya, –sebut saja namanya Melati– malah diperkosanya.

Parahnya, ketika tersangka yang merupakan residivis kasus kasus pencurian dengan pemberatan (curat) spesialis bongkar rumah ini, gagal menembus ”benteng” perawanan sang bocah, dia malah onani di atas tubuh korban yang sudah tak berdaya.

”Awalnya saya masukkan dua jari saya. Dia lalu merintih kesakitan,” kata Anto kepada sejumlah wartawan saat ekspose kasus pencabulan anak di bawah umur di halaman kantor Polsek Rumbai Pesisir, Kamis (27/2/2020).

Setan telah merasuki pikiran pelaku, bukannya menghentikan perbuatan bejatnya, Anto malah mencoba menggagahi korban. Tapi usahanya ini gagal. Akhirnya pelaku melakukan perbuatan onani di atas tubuh korban yang dipaksanya telanjang itu.

Setelah melampiaskan nafsu setannya itu, pelaku lalu meninggalkan korban tak jauh dari rumah nenek korban yang berada tak jauh dari tempat rekreasi Danau Buatan, Rumbai.

Korban yang menanggung sakit dan perih ini lalu menceritakan kejadian itu kepada orangtuanya. Lalu keluarga pun melaporkan kejadian kelam yang menimpa anaknya itu ke Polsek Rumbai Pesisir (Rumpes).

Kapolsek Rumpe Kompol Ardinal Efendi menyebutkan, dari laporan itu dan berdasarkan ciri ciri yang disampaikan saksi korban, pelaku pun ditangkap pada 10 Februari 2020.

Menurut Ardinal, perbuatan bejat tersangka itu dialkukannya di semak semak belukar di Jalan Lingkar Tempat Rekreasi Danau Buatan, Kelurahan Lembah Sari, Rumpes, 1 Februari 2020.

Peristiwa pencabulan itu terjadi ketika pelaku melihat Bunga berjalan sendirian. Dia yang sedang mengendarai sepeda motor mendekati korban dan pura pura bertanya di mana jalan ke Taman Rekreasi Danau Buatan.

Lalu pelaku meminta korban untuk mengantarkan Danau Buatan setelah terlebih dahulu menyatakan dirinya adalah teman bapaknya. Di semak semak bundaran Jalan Danau Buatan itu, korban lalu dipaksa turun. Di tempat sepi itu terjadi lah perbuatan pencabulan itu.

”Terhadap tersangka kita kenakan Pasal 76 (e) junto Pasal 82 ayat (1) Undang Undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang Undang RI nomor 23 tahun. 2002 tentang Perlindungan Anak,” kata Kapolsek Rumpes Ardinal.

Kejahatan yang dilakukan Anto ini ternyata tidak hanya tindak pidana pencabulan anak di bawah umur. Yang bersangkutan juga melakukan melakukan pencurian di rumah seorang warga serta pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polsek Payung Sekaki, akhir Desember 2010 lalu. *

Reporter : Deni Baswir
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here