KLHK Beri Asian Agri Maklumat Gakkum Karhutla

0

PEKANBARU, KANALRIAU.COM — Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerjasama dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengadakan Sosialiasi Penegakan Hukum Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel berbintang di Pekanbaru, Kamis (27/2/2020), bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran akan bahaya Karhutla.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Wagub Riau, Brigjen TNI (Purn) H. Edy Natar Nasution, SIP, Dirjen Gakkum KLHK Dr. Rasio Ridho Sani, Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, Asnath Hutagalung, SH., MH. mewakili Kejagung RI), Direktur Penegakan Hukum Pidana KLHK Yazid Nurhuda, SH., MA, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si, Kapolda Riau Irjen Pol. Agung Setya Imam Efendi, SH, SIK, M.Si serta anggota Forkopimda Riau lainnya.

Pada acara sosialisasi yang dihadiri oleh para pemangku kepentingan ini, juga dilakukan penyerahan Maklumat Penegakan Hukum Kebakaran Hutan dan Lahan (Gakkum Karhutla) kepada 100 Penanggung Jawab Usaha dan/atau Kegiatan yang bergerak pada bidang Perkebunan Sawit dan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Provinsi Riau.

Di kesempatan itu, pemerintah memberikan maklumat yang berisi himbauan tegas kepada seluruh Penanggung Jawab Usaha dan/atau Kegiatan di sektor kehutanan, sektor pertanian dan sektor perkebunan wajib melakukan upaya pencegahan dan pengendalian Karhutla. Para korporasi ini juga mesti menaati seluruh ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun maklumat perusahaan perkebunan diberikan kepada Asian Agri yang dinilai aktif melakukan beragam upaya pencegahan karhutla berupa pembentukan MPA (Masyarakat Peduli Api) dan mendorong masyarakat untuk melakukan pembukaan lahan tanpa bakar.

Maklumat tersebut diserahkan langsung Kepala Bareskrim (Kabareskrim) Mabes Polri Komjen Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si kepada pihak Asian Agri yang diterima oleh Sustainability Operation Asian Agri, Putu Grhyate Yonata Aksa.

Usai menerima maklumat itu, Putu kepada wartawan menyatakan Maklumat tersebut merupakan apresiasi sekaligus amanah bagi perusahaan. “Bagi kami, maklumat ini adalah suatu bentuk apresiasi dan amanah yang menyemangati kami secara berkesinambungan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan guna mencegah terjadinya karhutla diwilayah operasional perusahaan,” tuturnya.

Putu juga menambahkan bahwa sejak 2016 Asian Agri sudah membina 17 MPA yang tersebar di unit-unit bisnis yang ada di Provinsi Riau dan Jambi.

Di kesempatan sama, Dirjen Gakkum KLHK Dr. Rasio Ridho Sani mengatakan pemerintah terus melakukan beragam upaya pencegahan dan pengendalian Karhutla. Berbagai langkah penegakan hukum, baik kegiatan penyegelan, sanksi administrasi, perdata, hingga pidana telah dilakukan.

”KLHK bersama pihak Kepolisian dan Kejaksaan Agung RI dalam rangka penegakan hukum terhadap para pelaku karhutla baik perseorangan maupun korporasi. Selain itu upaya pencegahan dan pengendalian karhutla juga terus digalakkan. Untuk itu dukungan semua pihak dibutuhkan agar upaya pencehahan dapat efektif” ungkap Rasio. *

Reporter : Deni Baswir
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here