Lagi, Polisi Gagalkan Penyelundupan 19 Kg Sabu

0

BENGKALIS, KANALRIAU.COM — Tim Opsnal Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Bengkalis bekerjasama dengan pihak Bea dan Cukai (BC) berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu dalam jumlah besar.

Tak tanggung tanggung, barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 19 kilogram (Kg) sabu yang dikemas dalam 19 bungkusan plastik warna hijau kuning bertuliskan huruf China dan Guanyinwang.

Kabid Humas Polda Riau Komisari Besar Polisi (KBP) Sunarto yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA), Jumat (24/1/2020), membenarkan adanya pengungkapan kasus peredaran narkoba tersebut.

Dibeberkannya, pengungkapan ini berawal pada Rabu (22/1/2020) sekira pukul 11.00 WIB, Tim Buser Satreskrim Polres Bengkalis mendapat informasi dari masyarakat yang menyebutkan bakal masuknya narkotika dalam jumlah besar.

Informasi ini langsung diterusakan kepada Kepala Satres Narkoba Polres Bengkalis AKP Syahrizal. Kasat lalu berkoordinasi dengan aparat BC Bengkalis guna melakukan patroli di wilayah perairan menggunakan Kapal Patroli BC 15048 dan BC 60.

TIm lalu mengamati dan mamastikan barang haram itu sudah berpindah tempat ke dalam sebuah mobil Toyota Avanza warna silver. Tim lalu melakukan pengejaran mobil tersbut. Berselang 20 menit atau sejauh 15 kilometer, mobil yang mengarah ke Pekanbaru itu berhasil dihentikan di Desa Bukit Batu.

Tim Opsnal Satres Narkoba Polres langsung menggeledah supir Avanza berinisial RL alias Ripo juga mobilnya. Dalam mobil tersebut petugas menemukan barang bukti diduga sabu seberat 19 Kg yang dikemas dalam 19 bungkus plastik warna hijau kuning bertuliskan huruf China dan Guanyinwang.

Polisi lalu menginterogasi kurir narkoba ini dan dianya mengaku, akan mengantarkan barang tersebut ke Kota Pekanbaru. Namun sang kurir ini mengaku tidak mengenal pihak pengorder.

Setiba di Pekanbaru, tepatnya di SPBU Jalan Lintas Timur KM. 15 Kulim Kota Pekanbaru, polisi mengamankan 2 pria yang ternyata memang menunggu paket sabu yang dibawa terasngka Ripo. Kedua pria ini kemudian diketahui bernisial MZ alias Awi dan IF alias Deso.

Dari pengakuan Awi dan Deso, sabu seberat 19 Kg itu akan diteruskan keapda seseorang berinisial VI yang berada di Pelembang, ibukota Sumatera Selatan (Sumsel). Sedangkan yang memerintahkan tersangka Rivo menjemput sabu itu ke Bengkalis adalah seseorang dengan julukan Batak. Baik VI dan Batak kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) pihak kepolisian.

Ketiga tersangka dengan barang bukti 19 Kg sabu, mobil Toyota Avanza serta barang bukti lainnya diamankan ke Marpolres Bengkalis guna penyelidikan lebih lanjut. *

Reperter : Denny Baswir
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here