Gagal Diselundupkan, 6.000 Ekor Belangkas Dikuburkan

0

PEKANBARU, KANALRIAU.COM — Sebanyak 6.000 ekor satwa dilindungi, Belangkas (Tachypleus sp) yang berhasil digagalkan penyelundupannya oleh Tim Patroli Satpolair Polda Riau akhirnya dikubur.

Pemusnahan dengan cara dikubur ini berlangsung di pekarangan belakang perkantoran Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Jalan HR Soebrantas, Panam, Pekanbaru, Selasa (17/12/2019).

Menurut Kasubdit Gakkum Polair Polda Riau AKBP Wawan Setiawan, barang bukti belangkas itu disita dari 2 (dua) tersangka warga Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) masing masing berinisial RS dan HS.

”Kedua tersangka kita amankan bersama barang bukti ribuan ekor satwa dilindungi itu di salah satu pelabuhan ‘tikus” di daerah daerah Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis,” jelasnya.

Ditambahkan, kedua tersangka mengaku mereka hanya sebagai kurir dan dibayar sebesar Rp6 juta. Namun polisi tidak lantas percaya, dan bakal mendalami siapa pemilik dan pemesan hewan berbentuk kepiting raksasa yang konon kulitnya digunakan sebagai bahan baku pembuat narkotika jenis sabu.

Sementara, Kasubag Humas BBKSDA Riau Dian Indriati menjelaskan Belangkas termasuk kategori satwa dilindungi berdasarkan peraturan Peraturan Menteri LHK bernomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018.

Oleh sebab itu, penyidik Polda Riau menjerat kedua tersangka dengan Pasal 40 ayat 2 jo Pasal 21 ayat 2 Undang Undang RI Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya jo Pasal 55 ayat ke-1 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp100 juta. *

Liputan : Deni Baswir
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here