Rugikan Negara Rp2,5 M, Rokok Tanpa Cukai Disita dari Inhil

0
17

PEKANBARU, KANALARIAU.COM –– Rokok tanpa cukai alias ilegal disita pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau dari wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). ”Akibat perdagangan rokok rokok ilegal ini, negara berpotensi rugi lebih kurang Rp2,5 miliar,” kata Ronny Rosfyandi, Kepala Kantor (Kanwil) DJBC Riau kepada wartawan.

Ditambahkannya, pengungkapan ini merupakan keberhasilan pihaknya. Apalagi, pengungkapan kali ini, tidak haya supir, pemiliknya pun ikut diamankan. Pemilik rokok berinisial D ini ditangkap di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Kritang Inhil.

Tersangka D selama ini telah menjadi target operasi Bea dan Cukai. Tersangka D telah menyediakan rokok ilegal setidaknya tiga tahun terakhir dan omzetnya mencapai 500 karton per minggu.

Selain D, petugas juga merigkus seoang berinsial W di Dusun Masat RT/RW 001/002 di kawasan jalan lintas timur Sumatera. Menurut informasi, rokok tanpa pita cukai tersebut biasanya diproduksi di Vietnam, kemudian dipasok ke Singapura lalu ke Batam, Provinsi Kepulauan Riau dan masuk melalui Inhil.

Total jumlah rokok ilegal yang diamankan dari kedua tersangka sebanyak 5.578.600 batang. Kedua tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 39/2007 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11/1995 tentang Cukai, pasal 54 dan 56. Ancaman hukuman adalah pidana satu sampai 10 tahun penjara dan denda paling sedikit dua kali nilai cukai, dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Pengungkapan ini merupakan pengembangan kasus yang diungkap oleh Tim Gabungan BC dan TNI pada September lalu. *

Reporter : Deni Baswir
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here