Pemprov Riau Mesti Arahkan Penggunaan Bankeu Kecamatan

0

PEKANBARU, KANALRIAU.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau harus mengarahkan penerima Bantuan Keuangan (Bankeu) Kecamatan. Sehingga alokasi bantuan keuangan sebesar Rp100 juta per kecamatan harus mengarah pada tujuan yang jelas.

Demikian diungkapkan Taufik, Manager Advokasi dan Pengembangan Jaringan Forum Independen untuk Tranparansi Anggaran (Fitra) Riau dalam siaran pers yang diterima KANALRIAU, Sabtu (16/11/2019).

Dibeberkannya, melalui APBD Perubahan 2019 telah dianggarkan alokasi Bankeu untuk 166 se Provinsi Riau. Fitra Riau menilai alokasi bantuan keuangan tersebut belum jelas tujuannya.

”Untuk mendukung pencapaian pada misi atau tujuan pembangunan yang mana. Apalagi unit pemerintah yang akan dibantu adalah kecamatan, yang relatif kecil kewenangannya dalam pelaksanaan pembangunan,” katanya.

Menurut Taufik, Pemprov Riau tentu harus melihat kembali target pembangunan yang akan dicapai yang sudah ditetapkan dalam rencana pembangunan daerah. Sehingga dana yang digelontorkan tidak berakhir sia-sia atau habis tanpa peningkatan kinerja pembangunan.

Sepeti layaknya bantuan keuangan kedesa, yang juga akan digelontorkan dalam APBD tahun 2019 ini. Dana ini difokuskan pada pengembangan BUMDesa serta untuk penunjang pemberdayaan masyarakat dibindang lingkungan hidup.
Tentu dalam bantuan keuangan kecamatan Provinsi Riau sebagai pemberi bantuan harus tahu dulu apa sebenarnya yang akan dicapai sesuai dengan mandat RPJMD Riau 2019-2024.

Fitra Riau, pada intinya mendukung kebijakan pemerintah dalam memberikan tranfer anggaran ke daerah. Kebijakan tersebut tentu sebagai strategi mendorong peran pemerintah di level yang terendah kecamatan dan desa dalam implementasi kinerja pembangunan.

”Namun lagi-lagi harus jelas arah, tujuan kegunaan dari dana transfer tersebut,” pungkasnya. *

Liputan : Deni Baswir
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here