Mendagri Bakal Evaluasi Pilkada Langsung

0

JAKARTA, KANALRIAU.COM — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku akan mengevaluasi sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung. Apalagi pelaksanaan Pilkada langsung ini sudah berjalan selama 15 tahun.

“Saya garis bawahi pernyataan saya, bahwa pelaksanaan Pilkada langsung harus dievaluasi,” katanya seraya menambahkan perlu adanya kajian akademis secara mendalam terkait pelaksanaan Pilkada langsung.

Mantan Kapolri ini menambahkan, semua kebijakan publik apalagi menyangkut masyarakat banyak dan sistem pemilihan, juga perlu dievaluasi setelah berapa penyelenggaraan. Namun tentunya ini dengan mekanisme evaluasi kajian akademik, jangan kajian empirik berdasarkan pemikiran semata.

Metode penelitiannya juga harus dilakukan secara benar oleh institusi yang reliabel dengan reputasi yang bagus. Namun, kalau nanti kajian akademiknya menunjukkan tidak perlu Pilkada langsung tapi Pilkada asimetris maka hal tersebut menurut Tito juga perlu jadi pertimbangan.

Dengan kajian akademis itu, Kemendagri menurut dia tidak pada posisi pengambil keputusan memilih sistem Pilkada langsung, tidak langsung, atau asimetris.

Pilkada asimetris itu, terang Tito, tidak semua Pilkadanya langsung, dan guna melihat model tersebut perlu dibuat indeks kedewasaan demokrasi tiap-tiap daerah.

“Saya sudah bicara dengan Kepala Pusat Statistik dan Kepala Balitbang di Kemendagri untuk menggunakan anggaran itu untuk mencoba melihat indeks demokrasi, daerah mana yang siap melaksanakan Pilkada langsung dan tidak,” pungkasnya di Jakarta. *

Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here