Deflasi di Tembilahan Tertinggi se Sumatera

0

PEKANBARU, KANALRIAU.COM — Tingkat deflasi di Kota Tembilahan, ibukota Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada Oktober 2019, ternyata tertinggi di 23 kota di Pulau Sumatera.

Demikian diungkapkan Kepala Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Misparuddin dalam ekspose bulanan perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK), Jumat (1/11/2019) siang.

Dibeberkannya, dari 23 kota yang dijadikan ajuan untuk menghitung IHK di Pulau Sumatera itu, sebanyak 13 kota di antaranya mengalami deflasi.

”Deflasi tertinggi terjadi di Kota Tembilahan, yakni sebesar -0,59 persen,” ungkapnya.

Menurut Misparuddin, di posisi kedua dan ketiga tingkat deflasi tertinggi se Sumatera itu, masing masing di Kota Bengkulu sebesar -0,56 persen dan Kota Sibolga sebesar -0,37 persen.

”Sedangkan deflasi terendah terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar -0,02 persen,” katanya lagi.

Dari catatan BPS, Provinsi Riau mengalami deflasi sebesar -0,07 persen dengan IIHK sebesar 140,47. Dari 3 kota IHK di Provinsi Riau, 2 kota mengalami deflasi yakni Kota Tembilahan dan Pekanbaru sebesar -0,04 persen. Sementara Kota Dumai justru mengalami inflasi sebesar 0,05 persen.

Deflasi Riau pada bulan Oktober 2019 sebesar -0,07 persen terjadi karena adanya penurunan IHK yang cukup signifikan pada kelompok bahan makanan yang mengalami deflasi sebesar -0,47 persen.

Penurunan ini diikuti kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga yakni sebesar -0,09 persen, kelompok sandang sebesar -0,01 persen dan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar -0,003 persen. *

Liputan : Deni Baswir
Editor : Ardi Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here