Penyelundup Shabu Divonis 20 Tahun Penjara

0

ACEH TAMIANG, KANALRIAU.COM — Dua terdakwa penyeludupan narkoba jenis shabu Edi Syahputra alias Edi Samurai (41 tahun) dan Maman Nurmansyah (35) divonis 20 tahun penjara Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kualasimpang, Aceh.

Vonis tersebut dibacakan dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Junaidi SH. “Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Edi Syahputra alias Edi Samurai dan Maman Nurmansyah dengan pidana 20 tahun penjara” sebutnya.

Menurut hakim, kedua terdakwa ini terbukti melanggar Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Mendengar amar putusan itu, kedua terdakwa langsung sujud syukur. Pasalnya, sebelumnya kedua terdakwa dituntut Jaksa Penuntut Umum dengan hukuman mati.

Menanggapi putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum Roby mengaku akan mengajukan banding. “Kita akan banding mengingat banyaknya barang bukti yang diungkap,” tegasnya.

Terlepas soal itu, personil TNI AL yang sedang melakukan patroli di perairan Kuala Penaga Kecamatan Bendahara dan menemukan kapal tak bertuan. Saat diperiksa, ditemukan tas berisi 65 bungkus sabu-sabu, dua paspor atas nama Maman Nurmansyah dan Muhammad Saad, KTP atas nama Muhammad Saad, dan dua ponsel.

Selanjutnya kasus ini dilimpahkan ke BNN. BNN Pusat mengecek identitas paspor itu ke pihak berwenang di Malaysia. Belakangan terungkap jika Mumamad Nurmansyah ternyata baru ditangkap aparat Malaysia dan belakangan dihukum delapan bulan penjara.
Setelah menjalani hukuman selama enam bulan, dia dideportasi melalui Kualanamu, Medan.BNN langsung menangkapnya di bandara itu. *

Reporter : Nayaka
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here