Miris, Usai Digilir Cewek Bawah Umur Dijual ke Tamu Hotel

0

BANGKINANG, KANALRIAU.COM — Malang sungguh nasib yang menimpa seorang cewek berusia 15 tahun, sebut saja namanya Seroja. Setelah gilir oleh 2 pria, dia lalu dijual kepada seorang tamu hotel melati atau wisma seharga Rp 400 ribu.

Kejadian yang menimpa Seroja ini langsung diadukan kepada tantenya. Sang tante lalu membuat laporan ke Markas Kepolsian Resort (Polres) Kampar dibarengi visum et labora di rumah sakit daerah setempat.

Peristiwa kelam yang dialami Seroja ini terjadi pertengahan Juli 2019. Setelah memburu pelaku, Unit 3 Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kampar akhirnya berhasil meringkus kedua pelaku. Kedua tersangka yakni EF (24), warga Jalan Sisingamangaraja dan IL (18), warga Jalan Perumahan Intan Jelita 2 Desa Kumantan, Kecamatan Bangkinang Kota.

“Kedua tersangka kita amankan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Bangkinang,” kata AKP Fajri SH, SIK, Kepala Satreskrim Polres Kampar.

Tersangka EF diamankan dari sebuah warnet di Jalan Agus Salim Bangkinang. Sedangkan temannya, IL diringkus di Perumahan Pelita Indah II, Jalan Teuku Cik Ditiro Kota Bangkinang. Keduanya kini diamankan di Mapolres Kampar guna penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa yang menimpa Seroja berawal ketika korban sedang duduk duduk di Batu Hitam, kawasan Rekreasi Bukit Cadika Bangkinang bersama temannya Angga. Tiba tiba datang pelaku menghampiri dan mengancam lalu membawa korban menggunakan sepeda motor.

Korban dibawa di tempat sepi di belakang gedung SD komplek di Jalan Mayor Ali Rasyid Bangkinang Kota. Korban kemudian digagahi. Puas melampiaskan nasfu setannya, korban diajak ke Wisma Pantaian Ragi. Di penginapan ini, korban ”dijual” seharga Rp400 ribu kepada seorang pria. Korban kembali dicabuli di kamar wisma tersebut.

Kedua pelaku kembali membawa korban ke kawasan SD Komplek dan mencabulinya lagi. Sekira pukul 01.00 WIB dinihari korban diajak oleh pelaku ke salah satu tempat hiburan malam di Pekanbaru. Setelah dugem, mereka kembali lagi ke Wisma Pantaian Ragi.

Peristiwa yang dialami korban ini disampaikan kepada tantenya. Llau sang tante membuat laporan Polres Kampar. Polisi pun mengejar kedua pelaku dan berhasil menangkap keduanya. * (rel)

Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here