Ketua PP Pekanbaru : Jangan Cemarkan Nama Baik Wagub

0
31

PEKANBARU, KANALRIAU.COM — Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Pekanbaru, Iwan Pansa menghimbau kepada pihak-pihak tertentu untuk tidak mencemarkan nama baik seseorang.

Himbauan itu sehubungan aksi unjukrasa beberapa kelompok mahasiswa dan pelajar yang dinilai mendiskreditkan dan mencemarkan nama baik Wakil Gubernur (Wagub) Edy Natar Nasution.

Nama baik orang dan penghinaan itu berbentuk mengedit foto baik di media sosial maupun di pajang dalam aksi unjukrasa.
“Nggak ada kesantunannya, Mereka kan enggak mau juga dibuat begitu, makanya jangan lakukan itu kepada orang lain. Apalagi ini poto wajah wakil gubernur riau, orang yang sama-sama kita hormati,” tukasnya.

Apalagi, imbuh Iwan, tindakan tersebut tidak memiliki dasar hukum ataupun bukti permulaan yang dianggap sah dalam hukum. Sebab, tindakan tersebut merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan aturan hukum yang ada, bahkan dapat diancam pidana,

Mencemarkan nama baik, kata Ketua PP Pekanbaru, atau penghinaan jika dilakukan di media sosial dapat dipidana Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Iwan menduga ada unsur beking premanisme yang sengaja menggunakan sekelompok mengatasnamakan pemuda/mahasiswa sebagai motor misi mereka.

”Kami kader Pemuda Pancasila,menyampaikan bahwa Pemuda Pancasila akan bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang dengan niat jahat ingin mencoba menjatuhkan harga diri, martabat dan marwah gubernur, wagub maupun Walikota Pekanbaru,” pungkasnya.

Iwan Pansa menegaskan, sebagai kader Pemuda Pancasila, mereka siap menjaga keutuhan harkat, martabat dan marwah para pemerintah dan masyarakat riau pada umumnya, Kota Pekanbaru khususnya.

“Gubernur dan Wakil Gubernur itu dipilih langsung oleh masyarakat Riau. Sebagai pemimpin yang dipercaya memerintah Provinsi Riau, jadi janganlah dijatuhkan marwahnya, itu sama halnya mereka menghina masyarakat Riau,” katanya mengingatkan.

Iwan Pansa menyarankan bila kelompok pemuda ataupun mahasiswa memiliki bukti-bukti hukum atas tuduhan-tuduhannya, silakan tempuh jalur hukum. Apalagi mahasiswa dan pemuda merupakan kaum intelektual.

”Kalau ada bukti silakan laporkan, bukan mempermalukannya. Apalagi menuduh dengan kata-kata tidak baik,foto foto diedit,” pungkasnya seraya meminta aparat kepolisian mengusut tuntas tindakan-tindakan yang tidak bertanggung jawab tersebut. * (rilis)

Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here