3 Kepala Cabang BNI Ditetapkan Tersangka Pembobol Rp58,9 M

0
27

JAKARTA, KANALRIAU.COM — Sebanyak 3 (tiga) Kepala Cabang BNI Ambon ditetapkan sebagai tersangka kasus pembobolan dana nasabah sebesar Rp58,9 miliar.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat dalam ekspose perkara, Senin (28/10/2019), menjelaskan ketiga tersangka baru ini masing masing berinisial KT selaku Kepala Cabang Pembantu BNI di Tual dan rekannya JRM yang juga pemimpin KCP Tual, serta MM yang merupakan pemimpin KCP Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.

“Setelah dilakukan pengembangan penyidikan perkara, penyidik kembali menetapkan tiga tersangka baru dalam perkara ini,” katanya seperti dikutip dari situs ekonomi.tempo.co.

Ditambahkan Mohamad Roem, tiga pelaku baru ini ditetapkan penyidik pada 26 dan 27 Oktober 2019 karena membantu tersangka FY alias Faradiba dalam perkara tindak pidana di bidang perbankan dan pencegahan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

“Saat ini masih terus dilakukan penyidikan lebih lanjut dan mereka yang ditetapkan sebagai tersangka sudah lima orang, termasuk SP alias Soraya yang merupakan anak angkat FY,” bebernya.

Kasus pembobolan itu berawal ketika pihak Ditreksrimsus Polda Maluku menerima laporan dari pihak BNI bahwa hasil audit dari pusat sampai di daerah menemukan adanya hal yang tidak normal di BNI 46 Cabang Utama Ambon.

Kejadian tidak normal ini berupa transaksi sehingga mengakibatkan BNI mengalami kerugian dan mereka menemukan adanya indikasi tindak pidana perbankan. * (tempo.co)

Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here