Terkait Berita “Ikatan Keluarga Terminal Desak Copot Korsatpel BPRS Pekanbaru”, Henry Tambunan Berikan Hak Jawab

0

PEKANBARU, KANALRIAU.COM — Terkait pemberitaan berjudul “”Ikatan Keluarga Terminal Desak Copot Korsatpel BPRS Pekanbaru” yang terbit Sabtu, 14 September 2019, Koordinator Korsatpel BPRS Pekanbaru, Henry Tambunan, SSos merasa keberatan dan dirugikan.

Sesuai Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalis, redaksi KANALRIAU berkewajiban menanyangkan keberatan atau hak jawab itu secara utuh.

Hak jawab dengan surat resmi bernomor : 155/TERM TIPE A/IX/2019 tertanggal 16 September 2019 yang ditandatangani langsung Koordinator Korsatpel BPRS Pekanbaru, Henry Tambunan, SSos. Berikut bunyi hak jawab tersebut;

  1. Tidak pernah ada organisasi yang beraktifitas di lingkungan Terminal Tipe A Bandara Raya Payung Sekaki (BRPS), kecuali Organda yang diakui pemerintah dan berbadan hukum tetap.
  2. Sejauh ini pengelolaan Terminal BRPS dilaksanakan sesuai dengan SOP yang telah diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: SK.5923/AJ.005/DRJD/2016 tentang Standar  Operasional Prosedur Pengoperasian Terminal Penumpang Tipe A.
  3. Sampai hari ini keberadaan tenan penjualan di dalam gedung terminal hanya ada satu area dan dikelola oleh Dharma Wanita Terminal Tipe A BRPS, bukan dikelola oleh perseorangan.
  4. Sejauh ini, seluruh kebijakan kedinasan yang dilaksanakan dan diterapkan di lingkungan terminal BRPS selalu dilakukan secara persuasif dan kekeluargaan, berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara pengelola terminal (Korsatpel) dengan seluruh pemangku kepentingan di terminal, seperti perwakilan PO-PO dan para pedagang.
  5. Penegakan hukum Over Dimensi dan Over Loading (ODOL) tidak ada hubungannya dengan Terminal Tipe A BRPS, karena hal tersebut adalah kewenangan Penyidik PNS, yang ada di lingkungan Kementerian Perhubungan RI, Dinas Perhubungan Provinsi dan Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota.

Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here