Repdem Desak Polisi Penjarakan Aktor Intelektual Karhutla

0
101

PEKANBARU, KANALRIAU.COM — Pihak penegak hukum didesak untuk menangkap dan menjebloskan ke penjara aktor intelektual Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melahirkan kabut asap di Riau.

Desakan itu dikemukakan Wakil Ketua Dewan Pengurus Daerah Relawan Perjuangan Demokrasi (DPD-Repdem) Provinsi Riau, Wilson Petrus Napitupulu kepada KANALRIAU, Jumat (20/9/2019).

Selain itu juga, imbuh dia, pemerintah didesak untuk meminta pertanggungjawaban perusahaan perkebunan sawit dan Hutan Tanaman Industri (HTI). Lantaran gagal menjaga agar tidak terjadi Karhutla dan juga ikut serta merusak lingkungan hingga menyebabkan kerugian di segala sektor kehidupan.

“Penegak hukum, dan pemerintah, baik pusat dan daerah jangan mau tunduk dan takut kepada pihak-pihak jahat yang merencanakan Karhutla di Riau ini, karena rakyat akan berada di garda terdepan melindungi kebijakan yang pro rakyat” tegasnya.

Karena, terang Wilson, pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebutkan bahwa Karhutla di Riau ini terorganisir adalah sebuah rujukan bagi penegak hukum untuk mengusut dan menjebloskan pelakunya ke penjara.

“Presiden Jokowi saat meninjau lahan yang terbakar di Desa Merbau, Kabupaten Pelalawan, baru baru ini menyebutkan bahwa Karhutla di Riau dilakukan secara terorganisasi,” ucapnya.

Dari pernyataan tersebut ditegaskan Wilson, Tim Gakkum Karhutla harus mampu memberikan kerja nyata dan mengungkapkan ke publik siapa aktor Karhutla itu.

Wilson merasa heran sejak 3 (tiga) tahun belakangan atau sejak 2016, setiap musim kemarau Karhutla selalu bisa ditangani dan tidak separah saat ini. Tetapi kini mengapa seolah-olah tak mampu ditangani.

Repdem selaku organisasi sayap PDI Perjuangan, katanya lagi, juga meminta agar DPR RI asal Riau hingga DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk sama-sama berjuang memberikan hukuman kepada perusahan yang gagal bahkan terbukti lahannya terbakar di semua sebaran Provinsi Riau.

Menurut Wilson, DPRD Riau harus menunjukan kinerjanya sebagai lembaga politik untuk sama-sama membela kepentingan rakyat, karena persoalaan kabut asap ini sudah luar biasa mempengaruhi seluruh sendi kehidupan, hingga membuat Presiden Jokowi turun langsung. *

Liputan : Deni Baswir
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here