MPC Pemuda Pancasila Kota Bagikan 40.000 Masker Gratis

0
108

PEKANBARU, KANALRIAU.COM — Prihatin terhadap udara Kota Pekanbaru yang semakin tidak sehat akibat kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru membagibagikan masker secara gratis kepada masyarakat.

Sekretaris Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru, Mustakim, JM. SPd, MPd kepada KANALRIAU, Kamis (13/9/2019) siang menyebutkan, kegiatan ini merupakan bentuk rasa peduli Ketua MPC PP Kota Iwan Pansa atau akrab disapa Iwan P, serta atuk Arsadianto (Anto) Rachman selaku Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Riau kepada masyarakat.

“Empat puluh ribu masker dibagi pada dua belas Kecamatan. Mereka yang turun ke lapangan membagikan masker itu kepada warga yang melintas di titik-titik jalan protokol,” ungkapnya.

Mustakim menambahkan, langkah tersebut dilaksanakan perdana sejak Kota Pekanbaru dikepung kabut asap beberapa hari terakhir.

Ketika memantau pembagian masker oleh kadernya, Mustakim mengkoordinir kepada dua belas Ketua PAC Pemuda Pancasila yang memimpin di 12 kecamatan se Kota Pekanbaru.

Lokasi pembagian terdapat di dua belas titik dilakukan secara serentak namun terpisah, seperti di Jalan Teratai (Senapelan) Aidil, Jalan Jendral Sudirman (Pekanbaru Kota) oleh Iwan Gonggong Sinamo.

Lalu di Jalan Sekolah (Rumbai Pesisir) oleh Roni Baron, Jalan Yos Sudarso (Rumbai) oleh Arfandi Harahap, Jalan Arengka II (Payung Sekaki) oleh Pendi, Jalan Pelajar (Sukajadi) oleh Jon Gelodo, Jalan Arifin Ahmad (Marpoyan Damai) oleh Syafirzal, Jalan Subrantas (Panam) oleh Anto Klewor, Jalan Kaharuddin Nasution (Bukit Raya) oleh Yanuar Ali, Jalan Hang Tuah (Tenayan Raya) oleh Rainanda, Jalan Diponegoro (Sail) oleh Roy Romel dan di sekitar Tanjung Rhu (Limapuluh) oleh Mahendra.

Selain itu, dilakukan hal positif ini merupakan bentuk kepedulian mereka dalam memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat pengguna jalan di Kota Pekanbaru tetap terjaga.

“Kami juga memperingatkan Gubernur Riau, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Badan Lingkungan Hidup Provinsi mohon ditindak perusahaan-perusahaan Hutan Tanaman Industri yang diduga melakukan pengrusakan hutan dan penyebab bencana asap di Bumi Lancang Kuning ini,” pungkas Mustakim.

Seperti diketahui kabut asap dampak Karhutla semakin pekat menyelimuti wilayah Kota Pekanbaru, Riau. Kondisi udara kian memburuk. Kualitas udara kini sudah sampai ke level berbahaya. *

Liputan : Deni Baswir
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here