NU Riau Minta Tak Ada Lagi Kerusuhan Jelang dan Paska Putusan MK

0
52
Ketua PWNU Riau T Rusli Ahmad

PEKANBARU, KANALRIAU.COM – Rangkaian sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) di Mahkamah Konstitusi (MK) sudah selesai. Kini tinggal menunggu putusan yang akan disampaikan MK pada 27 Juni 2019 mendatang.

Untuk itu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Riau meminta agar semua pihak dapat menahan diri dan menerima apapun hasil yang akan diputuskan MK nantinya. Karena, Indonesia sendiri merupakan negara hukum yang telah disepakati oleh seluruh masyarakat.

“Oleh karena semua pihak sudah sepakat untuk menempuh prosedur hukum dalam menyelesaikan sengketa hasil pemilu presiden dan wakil presiden Maka dari itu, apapun putusan MK maka dialah Presiden seluruh rakyat Indonesia secara konstitusional yg tidak bisa di ganggu gugat,” sebut Ketua PWNU Riau T Rusli Ahmad, Selasa (25/6/2019) malam.

Saat ditanya perihal adanya pihak-pihak yang akan melakukan aksi pada saat pengumuman putusan, Rusli mengimbau agar masyarakat untuk dapat menahan diri. Karena sangat berpotensi menimbulkan kerusuhan.

“PWNU Riau bersama tokoh masyarakat, organisasi mahasiswa dan organisasi cipayung sepakat untuk mengecam keras bila ada kerusuhan menjelang dan paska pengumuman keputusan. Karena hal itu sama sekali tidak mencirikan budaya santun dari masyarakat timur (Indonesia),” kecamnya.

Ia menambahkan, bahwa keputusan MK merupakan hasil mutlak yang harus diterima. Karena pada rangkaian persidangan seluruh saksi, barang bukti dan mekanisme pemilihan umum sudah dipaparkan secara transparan. Sehingga tidak ada lagi hal yang perlu diperdebatkan dikemudian hari.***

Penulis : Zulfiyanti
Editor : Adri Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here